Mengatasi Kegalauan Karena Lebih Merasakan Kelamahan Daripada Kekuatan

Mengatasi Kegalauan Karena Lebih Merasakan Kelamahan Daripada Kekuatan

Diposting pada 9 views

Mengatasi Kegalauan Karena Lebih Merasakan Kelamahan Daripada Kekuatan – Hai sobat AKN, bagaimana caranya mengenali kelebihan kita saat kekurangan kita justru yang menonjol, ini yang menjadi masalahnya.

Jadi begini, kelebihan kita ini tidak terlihat kalau yang terlihat adalah kelemahan. Ini wajar karena pertanyaan tadi adalah pertanyaan fakta. Bagaimana saya bisa melihat ke kanan kalau saya sedang melihat ke kiri? Nah begitu, wajar sekali kelebihan kita tidak terlihat.

Nah, entah mengapa perhatian manusia lebih mudah kepada yang kurang, yang buruk, dan yang tidak enak daripada yang lebih, yang indah, dan yang harusnya di syukuri. Jadi, kita memang sulit merasa percaya diri, merasa bahagia, merasa bersyukur kalau hati kita itu kita gunakan untuk merasakan tidak enaknya kekurangan.

Tapi kalau hati kita digunakan untuk menikmati kelebihan, contohnya kita kalah tinggi dari orang lain tapi kita lebih mensyukuri apapun dalam diri kita. Dia mungkin lebih tinggi tapi kemana-mana mungkin cari obat peninggi, atau bahkan mungkin dia tinggi besar tetapi tidak memiliki orang tua sepenyayang kita.

Contoh lain, sekalah-kalahnya kita dengan orang lain kita itu bisa hidup dengan penuh syukur kepada Allah bahkan dekat dengan Allah. Kita merasa tidak sehebat orang lain karena kelebihan kita justru kedekatan dengan Allah. Tidak boleh kita menganggap kita lebih dari orang lain dalam kedekatan dengan Allah tapi kekurangan kita mendekatkan diri dengan Allah itu keuntungan.

Nah, cara memperbaiki sikap yang mengeluhkan kekurangan daripada mensyukuri kelebihan adalah berhenti mengharapkan yang lebih baik dari kekurangan kita.

Kita banyak kekurangan lalu mengharapkan kelebihan itu tidak perlu dilakukan. Kekurangan itu diterima dan jangan diharapkan lagi lebih dari itu. Berdo’a boleh tapi jangan terlalu serius untuk di harapkan karena meskipun kita lemah dibalik itu semua pasti ada kelebihan yang dititipkan pada setiap diri kita.

Segala sesuatu itu pasti ada kemudahan karena orang yang lemah selalu banyak kemudahan. Sebaliknya orang yang kuat juga pasti ada kesulitannya, kenapa? Dia memang sudah kuat, pasti dia menggunakan kekuatannya dalam mengatasi kesulitan.

Baca juga:

Kesimpulan

Intinya bersyukur dan terima serta harapkan yang besar dan upayakan yang sederhana yang bisa kita lakukan karena kita itu tidak minta melakukan yang kita tidak bisa.

Biasanya orang-orang yang merasa punya kelemahan berkata kalau aku lemah mana bisa. Sebenarnya bukan begitu, Allah tidak meminta kita untuk melakukan yang tidak bisa kita lakukan. Allah hanya mengharapkan kita segera melakukan apa yang bisa kita lakukan.

Nah, sobat AKN itulah sedikit penjelasan tentang mengatasi kegalauan karena lebih merasa kelemahan daripada kekuatan. Semoga tulisan ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita. Jangan lupa share artikel ini ke media sosial agar teman yang lain juga bisa mengatasi rasa kelemahan menjadi sebuah kekuatan bagi diri mereka sendiri. Salam luar biasa!


Posting terkait:
Gambar Gravatar
Berbagi informasi dan pengalaman itu menyenangkan. Kita dapat membantu orang yang membutuhkan informasi dan mereka dapat belajar dari pengalaman kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *