Kisah Anak Menteri Yang Tampan dan Pintar Ditolak Cinta Oleh Pembantu

Kisah Anak Menteri Yang Tampan dan Pintar Ditolak Cinta Oleh Pembantu

Diposting pada 32 views

Kisah Anak Menteri Yang Tampan dan Pintar Ditolak Cinta Oleh Pembantu – Hai sobat pengunjung blog AKN, kali ini AKN akan bercerita sebuah kisah dimana seseorang yang tampan, pintar dan kaya tidak menjamin seseorang itu akan mendapatkan cinta yang diinginkannya.

Cinta memang sangat sulit sekali untuk dijelaskan selain dari dari kata cinta itu sendiri. Banyak definisi cinta hanya menjelaskan maknanya saja, namun bukan menjadi makna yang sebenarnya. Sebab kata cinta itu spesial, unik, khas dan tidak akan bisa disamakan dengan kata lainnya.

Alasan dalam mencintai sangat banyak memiliki faktor sebab dan pengaruhnya. Kebanyakan orang menyebutnya dengan hal adanya kecocokan satu sama lain. Maka kamu jangan merasa heran jika melihat seorang laki-laki yang tampan, kaya dan pintar yang menikah dengan wanita berkulit hitam dengan badannya yang gemuk dan sama sekali tidak cantik atau umumnya wanita yang sangat dibawah kesederhanaan, atau sebaliknya wanita cantik yang baik hati, sopan santun, memiliki sikap lembut serta berwibawa yang menikah dengan laki-laki yang kurus kering, kecil, nampak begok dan sama sekali tidak tampan.

Kisah cinta Ibnu Hazm

Seperti sebuah kisah yang terjadi pada Ibnu Hazm yang merupakan salah satu dari Imam terbesar dalam Mazhab Zhahiriyah dan juga terkenal sebagai penulis berbagai buku legenda dalam segala ilmu agama islam. Dia adalah laki-laki yang sangat tampan, lemah lembut dan memiliki jiwa sejati dalam hal percintaan. Hebatnya lagi beliau merupakan anak dari salah satu menteri di Cordova pada saat itu.

Jika kamu melihat sekilas profil Ibnu Hazm di atas, adakah alasan bagi seorang wanita akan menolak cintanya? Misalkan jika kamu seorang wanita yang disukai oleh Ibnu Hazm danmenyatakan cintanya kepada kamu, apakah kamu akan menolak cintanya? AKN rasa kamu perlu banyak berpikir jika ingin menolaknya.

Tapi bila kedudukan dan keilmuan wanita itu sama atau lebih tinggi dari Ibnu Hazm, mungkin ini menjadi alasan yang sangat bisa diterima dan masuk akal. Tapi apa hendak di kata, dalam sejarah cintanya sang Ibnu Hazm ini seorang wanita telah menolak cintanya. Padahal wanita itu bukan wanita terhormat, melainkan seorang pembatu yang bekerja dirumah Ibnu Hazm seorang lekaki tampan dan lemah lembut.

Seperti yang di ceritakan oleh Ibnu Hazm, “Terkadang saya sering masuk lewat sebuah pintu agar bisa berdekatan dengannya. Namun, ketika dia mengetahui keberadaanku, wanita itu langsung pergi menjauhiku dengan tenang dan sopan. Sebab saat aku kejar dia ke tempat kaburnya, katanya dia akan menghindar dan kabur lagi ke tempat lain” ujar Ibnu Hazm.

Kekuatan cinta Ibnu Hazm

Ibnu Hazm memiliki alasan dalam mencintai wanita yang sangat sederhana itu. Padalah banyak pembantu lainnya di dalam istana Ibnu Hazm, tapi hanya satu wanita itu yang sangat dia cintai. Kata Ibnu Hazm bahwa “wanita itu tahu kalau aku mencintainya”. Namun sayang, cinta sang Iman ini tak pernah terbalaskan. Beruntunglah bagi yang berilmu hingga tidak melakukan dosa.

Hingga di suatu hari, saat cinta Ibnu Hazm semakin bertambah pada wanita itu, ia melihat wanita yang dicintainya sedang menari dan bernyanyi di dalam istinanya. Mendengar suara nyanyiannya, Ibnu Hazm hanya bisa berkata dalam hati “Nyanyianmu seakan telah turun ke dalam hatiku dan tidak mungkin akan kulupakan kejadian yang sangat romantis ini”, ucapnya.

Sayang sekali cinta Ibnu Hazm tidak terbalaskan, dan dia sama sekali tidak pernah mendengar tentang pengakuan sang wanita yang dicintainya itu. Ibnu Hazm hanya bisa menerka, mungkin adanya perbedaan yang sangat sulit untuk menyatu dan sangat mustahil untuk dijelaskan dengan ungkapan kata-kata sebanyak apapun dan sepuitis apapun.

Baca juga:

Bagaimana menurut kamu cerita di atas, apakah kamu masih berpikir akan menolak cinta dari seorang Iman, pintar, kaya dan tinggal di dalam istina? Tapi AKN rasa cinta itu memang bukan memandang hanya pada kepribadian dan kelebihan seseorang saja, melainkan cinta itu atas dasar hati orang yang kita cintai walau kita sangat mencintainya.

Segala sesuatu yang kita sukai tidak selamanya akan mendatangkan cinta, tapi akan selalu ada cinta atas apa yang kita miliki. Jika kamu menyukai kisah cerita ini, silahkan bagikan cerita ini ke teman kamu melalui tombol berbagi di bawah, agar teman kamu juga dapat menarik kesimpulan atas dasar kisah cinta dalam artikel ini. Salam luar biasa!


Posting terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *