Cara Menyiasati Orang Yang Berbicara Buruk Di Belakang Kita

Cara Menyiasati Orang Yang Berbicara Buruk Di Belakang Kita

Diposting pada 33 views

Cara Menyiasati Orang Yang Berbicara Buruk Di Belakang Kita – Hai sobat AKN, kita pasti pernah merasakan orang lain berbicara hal yang buruk di belakang kita. Ketika kita kerja misalnya ada orang yang mau menjatuhkan kita dari pekerjaan kita.

Orang yang menjatuhkan kita itu ada dua yaitu di atas dan di bawah. Pertama kalau di atas itu atasan yang tidak amanah dan sebaiknya ganti atasan; Kedua selalu di bawah tidak ada keseimbangan terhadap orang yang kita khawatirkan untuk kita mengalahkannya. Makanya dia menjatuhkan karena pangkatnya seimbang tapi berarti dia melihat kita lebih tinggi makanya mau dijatuhkan.

Tapi kalau di atas seperti yang sudah disebutkan tadi bahwa atasan itu tidak amanah dan harus ganti atasannya. Dan karena kita tidak bisa ganti atasan maka kita yang harus pergi keluar dari pekerjaan itu.

Nah itu salah satu tanda tentang pertumbuhan kita dalam sebuah pekerjaan. Seyogyanya, bagaimana kita bisa tumbuh di perusahaan yang atasannya mencegah pertumbuhan kita? Padahal pertama, bekerja itu untuk mendapat bayaran. Kedua, menjadi lebih ahli melakukan supaya di bayar lebih. Dan ketiga, menemukan kesenangan dalam pekerjaan.

Kalau tiga itu saja meskipun ada yang lainnya, bayaran dikerjakan, keahlian tidak mungkin kalau tidak di pindah-pindah dan diletakkan di tempat posisi yang jelek, menyenangkan tidak ada. Jadi tentunya harus pindah dari perusahaan tempat kita bekerja itu.

Kalau teman-teman kita jahat yang mana ia ingin menjatuhkan kita, apakah kita ingin membuat dia keluar juga dari pekerjaannya itu? Ada orang yang bersikap jahat terhadap kita supaya kita jatuh dari pekerjaan kita. Pertanyaannya, apakah kita ingin membuat orang itu keluar dari pekerjaannya? Pasti sebagian orang terkadang ingin orang yang bersikap jahat terhadap kita untuk keluar dari pekerjaannya.

Begini, kalau ada orang yang suka berbicara jelek tentang kita maka kalau ingin menang jangan pernah sebaliknya berbicara jelek tentang orang yang menjelekkan kita.

Tidak mudah untuk berbicara baik tentang orang yang menjelek-jelekkan kita tapi kalau diyakini maka dampaknya akan terlihat dengan sendirinya. Jadi orang yang berbicara jelek tentang kita maka kita harus selalu berbicara baik kepada dia dan kepada siapa pun walau pun kita tahu dia berbicara jelek ke kita.

Pada saat ada kesempatan berbicara dengan dia, maka bicara lah hal yang baik-baik dengan dia walaupun dia dalam satu kelompok yang membicarakan kejelekkan kita. Saat dia tidak berada dalam kelompok itu maka kita bicara hal yang baik tentang dia pada kelompok yang dia bicarakan tentang kejelekkan kita tadi.

Nah, jika kita berbicara tentang hal-hal yang baik terhadap orang yang menjelekkan kita pada kelompok yang tadinya dia berbicara tentang kejelekkan kita, apa yang menjadi kesan orang dalam kelompok tersebut ketika orang yang bicara tentang kejelekkan kita dengan senang hati sebaliknya kita berbicara tentang kebaikan orang yang menjelekkan kita.

Tentu yang menjadi kesan mereka berpikir bahwa orang yang tadinya menjelekkan kita itu jahat. Kenapa? Karena mereka mendengar pembicaraan kita tentang kebaikan orang yang menjelekkan kita dan berpikir bahwa orang yang menjelekkan kita ternyata selalu berbicara tentang kebaikan orang yang menjelekkan kita.

Ketika mereka berpikir seperti itu, maka mereka bisa berpikir bahwa orang yang sebenarnya jelek itu adalah orang yang merasa dirinya baik lalu menjelekkan orang yang sebenarnya baik. Maka bisa jadi atasan dalam sebuah perusahaan tempat kita bekerja itu mengetahui masalah yang sebenarnya terjadi. Hal ini bisa diketahui dalam pembicaraan kelompok orang yang mendengar cerita tantang kejelekan kita dan kita menceritakan tentang kebaikan orang tersebut.

Secara tidak sadar atasan mengetahui bahwa semua karyawan perusahaan itu tahu bahwa orang yang berbicara tentang kejelekan kita itu tidak suka dengan kita. Dengan begitu yang bisa terancam di keluarkan dari pekerjaan itu adalah orang yang tadinya menjelekkan kita.

Baca juga:

Kesimpulan

Kita harus selalu menjadi orang yang baik walaupun kita selalu dijelekkan oleh orang lain. Jika kita ikut menjelekkan orang itu maka akan ada dua orang yang tidak baik dalam perusahaan itu.

Nah, sobat AKN itulah sedikit cara menyiasati orang yang berbicara buruk di belakang kita. Semoga tulisan itu bermanfaat untuk kita semua dan dapat menambah wawasan kita serta tetap berbicara hal-hal yang baik tentang orang-orang di sekitar kita walau pun orang itu selalu berbicara tentang keburukan kita. Salam luar biasa!


Posting terkait:
Gambar Gravatar
Berbagi informasi dan pengalaman itu menyenangkan. Kita dapat membantu orang yang membutuhkan informasi dan mereka dapat belajar dari pengalaman kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *